selatsunda.id – Dunia teknologi Indonesia kembali dikejutkan oleh inovasi dari ViewMax Surabaya, perusahaan elektronik lokal yang sukses merilis televisi holografik 3D tanpa kacamata pertama di Indonesia. Produk ini menghadirkan pengalaman menonton yang imersif dengan tampilan visual tiga dimensi yang tampak melayang di udara tanpa memerlukan perangkat tambahan.
“Kami ingin membawa masa depan hiburan digital ke ruang tamu masyarakat Indonesia,” ujar Andri Santoso, CEO ViewMax Indonesia, saat peluncuran produk di Surabaya Tech Expo.
Baca Juga: “Studio Rupa Palu Hadirkan Hunian Kontainer Ramah Lingkungan“
ViewMax Surabaya Rilis Teknologi Holografik yang Mengubah Cara Menonton
Berbeda dari televisi 3D konvensional, ViewMax HoloTV menggunakan teknologi proyeksi cahaya berlapis (multi-layer light field) yang menciptakan efek kedalaman nyata tanpa memerlukan kacamata khusus. Teknologi ini mengandalkan ribuan mikropiksel optik yang menyebarkan cahaya dalam berbagai sudut pandang, membuat gambar tampak “keluar” dari layar.
“Holografi bukan lagi khayalan film fiksi. Kini bisa dinikmati langsung di rumah,” jelas Andri.
Perangkat ini juga dilengkapi AI Visual Engine, prosesor cerdas yang menganalisis objek dalam video secara real-time dan menyesuaikan pencahayaan agar efek 3D lebih halus dan alami. Bahkan, pengguna dapat mengatur tingkat kedalaman visual sesuai preferensi melalui perintah suara.
Fitur unggulan ViewMax HoloTV:
- Layar Holografik 3D Tanpa Kacamata dengan resolusi 8K.
- AI Visual Engine untuk penyesuaian efek 3D otomatis.
- Voice Command System untuk navigasi dan pengaturan.
- 360° Sound Surround terintegrasi dengan sistem audio spasial.
- Mode Virtual Gallery untuk menampilkan karya seni atau presentasi 3D.
“Bayangkan menonton konser atau pertandingan sepak bola seolah Anda ada di tengah arena — inilah sensasi yang kami tawarkan,” tambah Andri.
ViewMax Surabaya Rilis Kolaborasi Riset Lokal dan Teknologi Global
Keberhasilan ViewMax mengembangkan TV holografik ini tidak terlepas dari kolaborasi riset antara Universitas Airlangga, ITS Surabaya, dan tim insinyur internasional dari Jepang dan Korea Selatan. Riset ini berlangsung selama tiga tahun dengan fokus pada peningkatan kestabilan proyeksi cahaya dan efisiensi daya layar holografik.
“Kami bangga produk ini dibuat di Indonesia dengan kolaborasi lintas negara,” ujar Prof. Rahmat Hidayat, peneliti bidang optoelektronik ITS.
Selain untuk hiburan rumah tangga, ViewMax juga menargetkan pasar pendidikan, bisnis, dan kesehatan. Teknologi holografik memungkinkan simulasi interaktif 3D untuk presentasi, pelatihan medis, hingga pameran digital tanpa perlu perangkat VR.
Bidang yang berpotensi menggunakan HoloTV:
- Pendidikan: simulasi anatomi atau eksperimen ilmiah 3D.
- Bisnis: presentasi produk interaktif tanpa proyektor.
- Pariwisata: tur virtual tempat wisata dengan efek nyata.
- Seni & Desain: pameran digital interaktif dengan hologram.
“Kami percaya teknologi ini akan mendorong kreativitas dan transformasi digital di berbagai sektor,” jelas Prof. Rahmat.
Desain Premium dan Ramah Energi
Dari sisi desain, ViewMax HoloTV tampil minimalis dengan tepi ultratipis dan bingkai transparan yang membuat proyeksi tampak seolah melayang di udara. Teknologi panelnya menggunakan nano-LED hybrid, yang menghasilkan warna lebih hidup namun tetap hemat energi hingga 30% dibanding televisi 4K biasa.
“Kami fokus pada efisiensi dan kenyamanan visual. Warna harus nyata, tapi tidak melelahkan mata,” kata Dewi Kartika, Product Designer ViewMax.
Perangkat ini juga mendukung Smart Connectivity, yang memungkinkan pengguna menghubungkan smartphone, konsol game, dan perangkat IoT langsung ke TV. Pengguna dapat menonton film, melakukan video call holografik, atau bahkan menampilkan avatar 3D pribadi untuk interaksi virtual.
Spesifikasi utama ViewMax HoloTV:
- Ukuran layar: 65 inci.
- Resolusi: 8K Holographic Display.
- Prosesor: AI Visual Engine 2.0.
- Audio: 360° Surround Spatial System.
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, HDMI 2.2, USB-C.
“Teknologi ini membuka peluang bagi komunikasi masa depan — bukan lagi sekadar menonton, tapi berinteraksi,” ujar Dewi.
Respons Pasar dan Antusiasme Konsumen
Peluncuran perdana ViewMax HoloTV di Surabaya Tech Expo menarik perhatian besar dari pengunjung dan komunitas teknologi. Banyak yang kagum melihat objek hologram muncul nyata tanpa alat bantu visual.
“Awalnya saya kira hanya efek video. Ternyata benar-benar muncul di depan mata, luar biasa!” ungkap Rizal (28), pengunjung pameran.
Produk ini dijual dengan harga mulai Rp45 juta untuk varian 65 inci dan Rp80 juta untuk varian 85 inci, lengkap dengan garansi dua tahun dan layanan purna jual nasional. Dalam waktu seminggu setelah peluncuran, pre-order sudah mencapai 500 unit, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap teknologi baru ini.
Alasan konsumen memilih HoloTV:
- Inovasi asli karya anak bangsa.
- Pengalaman menonton berbeda dari TV konvensional.
- Dukungan fitur pintar dan ramah energi.
- Tampilan elegan yang cocok untuk rumah modern.
“Kami tidak hanya menjual televisi, tapi pengalaman visual masa depan,” ujar Andri dengan bangga.
Mendorong Inovasi Teknologi Lokal
Dengan hadirnya ViewMax HoloTV, Surabaya kian memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi teknologi elektronik di Indonesia. Pemerintah daerah menyambut baik langkah ini sebagai bagian dari transformasi industri kreatif berbasis riset.
“Kami mendukung penuh produk teknologi lokal yang berdaya saing global. ViewMax adalah bukti nyata potensi industri Surabaya,” ujar Wakil Wali Kota Surabaya, Arief Fadillah.
Ke depan, ViewMax berencana mengekspor produk ini ke pasar Asia Tenggara, khususnya Singapura dan Malaysia, sembari terus mengembangkan versi baru dengan kemampuan proyeksi hologram interaktif dua arah.
“Misi kami sederhana: menjadikan Indonesia bukan hanya konsumen teknologi, tetapi juga pencipta inovasi,” tutup Andri.
Baca Juga: “Rekayasa Penggunaan Tekhnologi IoT di Sragen, Mampu Kurangi Penggunaan Pupuk dan Tingkatkan Kualitas Pertanian“
