selatsunda.id — Industri audio di Indonesia kembali bergairah dimana Brand lokal audio asal Tanah Priangan, SoundBeam Tasikmalaya secara resmi memperkenalkan produk terbarunya: speaker surround tanpa kabel yang dirancang untuk memudahkan pengguna menghadirkan pengalaman audio sinematik di ruang keluarga, tanpa kerumitan kabel dan instalasi rumit.
“Kami ingin teknologi audio premium bisa dinikmati siapa saja — tanpa ribet pasang kabel di mana-mana. Sekarang cukup pasang, nyalakan, dan nikmati audio immersive di rumah,” ujar Fajar Nugroho, CEO SoundBeam Tasikmalaya, dalam acara peluncuran produk di showroom mereka.
Baca Juga: “CleanBot Bangka Belitung Rilis Vacuum Otomatis Pengatur Rute“
SoundBeam Tasikmalaya Tampil Degan Fitur Unggulan Speaker Surround Tanpa Kabel
Speaker surround ini membawa sejumlah fitur menarik:
- Koneksi nirkabel penuh (wireless): speaker kiri, kanan, dan sub-woofer dapat terhubung secara otomatis tanpa kabel audio.
- Setup ringkas “plug-and-play”: hanya perlu hubungkan ke TV atau sumber audio via Bluetooth/HDMI eARC dan sistem siap digunakan.
- Desain modular: pengguna dapat menambahkan satelit speaker tambahan sesuai ukuran ruang.
- Teknologi suara tiga dimensi: menawarkan pengalaman “surround” dengan efek dari depan, samping, dan belakang tanpa membutuhkan ruang besar.
- Kualitas audio premium: driver kimia meningkatkan respons bass dan kejernihan suara dialog.
“Kami uji coba di ruang 20 m² hingga 40 m², dan hasilnya cukup memuaskan — suara terasa menyelimuti, tanpa butuh banyak kabel,” tambah Fajar.
Desain produk ini juga memperhatikan estetika: bodi speaker berbahan aluminium anodized dengan pilihan warna hitam satin dan silver titanium—disesuaikan dengan interior modern rumah.
SoundBeam Tasikmalaya Produksi Lokal & Ekosistem Audio Tasikmalaya
SoundBeam Tasikmalaya memproduksi unit speaker ini di pabrik mereka di kawasan industri Tasikmalaya, menjadikan produk ini sebagai salah satu contoh inovasi audio berbasis daerah. Tim R&D terdiri dari insinyur suara lokal, teknisi akustik, dan desainer produk yang semuanya berasal dari Jawa Barat.
“Kami ingin membuktikan bahwa produk audio lokal tidak kalah dengan brand internasional. Tinggal bagaimana kita mengemas inovasi dengan nilai tambah,” ujar Dina Kartika, Kepala R&D SoundBeam.
Bahan-bahan seperti driver dan amplifier impor dikombinasikan dengan komponen peleklogam lokal untuk casing, sehingga produk tetap kompetitif dari sisi harga. Produk ini juga dilengkapi layanan purna jual berupa garansi 2 tahun serta upgrade firmware otomatis melalui aplikasi SoundBeam Control.
Manfaat bagi Pengguna & Tren Ruang Hiburan Rumah
Dengan hadirnya speaker surround tanpa kabel dari SoundBeam, pengguna mendapat sejumlah keuntungan nyata:
- Instalasi yang jauh lebih mudah dan cepat — cocok bagi pengguna urban yang tinggal di apartemen atau rumah sewa.
- Pengaturan yang fleksibel — bisa dipindahkan ke ruang mana saja tanpa kabel-rumit.
- Suara surround yang semakin relevan di era streaming film dan gaming — meningkatkan pengalaman hiburan keluarga.
- Desain yang bersih dan minimalis — menyesuaikan trend interior modern yang tidak suka kabel mencuat.
“Selama enam minggu kami mencoba unit di ruang keluarga kami, dan saya cukup puas — suara film terasa seperti di bioskop mini. Instalasinya juga jauh lebih simpel,” ujar Yusuf Pratama, salah satu pengguna awal speaker tersebut di Tasikmalaya.
Tantangan Pemasaran & Strategi Distribusi
Meski inovatif, SoundBeam menghadapi sejumlah tantangan:
- Konsumen masih terikat pada brand global audio terkenal.
- Kesadaran pasar terhadap speaker surround nirkabel masih dalam tahap pertumbuhan.
- Perluasan distribusi nasional agar produk tak hanya dikenal di Jawa Barat.
Untuk mengatasinya, SoundBeam menyiapkan strategi sebagai berikut:
- Harga penetrasi remuneratif sekitar Rp 5-6 juta untuk satu paket awal (satelit × 2 + subwoofer).
- Kerjasama dengan toko audio-video di kota besar (Jakarta, Bandung, Surabaya) dan platform e-commerce nasional.
- Demo langsung di showroom Tasikmalaya dan event audio regional untuk membuktikan kualitas suara.
“Kami percaya kalau orang sudah mendengar langsung suaranya, mereka akan mulai yakin memilih produk lokal,” ujar Fajar.
Visi Audio Lokal & Ekspansi Masa Depan
SoundBeam Tasikmalaya menargetkan ekspansi ke negara-tetangga ASEAN seperti Malaysia dan Singapura dalam dua tahun mendatang. Selain itu, mereka tengah mengembangkan versi “Pro” — dengan fitur suara Dolby Atmos dan integrasi smart-home.
“Audio bukan hanya soal suara keras, tapi pengalaman. Kami ingin membawa pengalaman itu ke rumah keluarga Indonesia dengan produk lokal,” tutup Fajar.
Dengan langkah ini, SoundBeam Tasikmalaya menunjukkan bahwa inovasi teknologi audio bukan hanya milik merek besar. Produk lokal yang berpikir cerdas dan desain bagus pun bisa bersaing dan hadirkan solusi hiburan modern di ruang rumah kita.
Baca Juga: “Miliki Desain Minimalis yang Menarik, Potret Rumah Musdalifah Basri Bikin Nyaman“
