selatsunda.id – Perusahaan teknologi energi asal Indonesia, myECO, resmi meluncurkan perangkat Internet of Things (IoT) terbaru yang dirancang khusus untuk rumah pintar hemat daya. Produk ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat urban yang ingin mengelola konsumsi listrik secara efisien sekaligus memperkuat tren smart living di Tanah Air.
Perangkat myECO memungkinkan pengguna memantau dan mengontrol seluruh peralatan rumah tangga secara real time melalui aplikasi di ponsel. Dengan sensor cerdas dan sistem otomatisasi berbasis machine learning, perangkat ini dapat menyesuaikan penggunaan daya sesuai kebiasaan penghuni rumah.
CEO myECO Indonesia, Dwi Santosa, menyebut inovasi ini sebagai langkah penting menuju era energi cerdas. “Kami ingin menghadirkan teknologi lokal yang tidak hanya modern, tapi juga mendukung keberlanjutan dan efisiensi energi nasional,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta.
Baca Juga: “Philips Smart Lamp Dipuji karena Hemat Energi dan Desain Elegan“
Fitur Unggulan: Otomatis, Aman, dan Ramah Energi
Produk terbaru myECO menonjol dengan fitur-fitur yang menitikberatkan pada efisiensi, keamanan, dan kenyamanan pengguna.
Fitur utama perangkat myECO antara lain:
- Smart Energy Monitor: Memantau konsumsi listrik setiap perangkat rumah tangga.
- Auto Power Saver Mode: Mematikan peralatan otomatis saat tidak digunakan.
- Remote Control System: Mengendalikan perangkat dari jarak jauh melalui aplikasi.
- Smart Scheduler: Mengatur jadwal nyala/mati perangkat sesuai rutinitas harian.
- Overload Protection: Melindungi sistem kelistrikan dari beban berlebih.
Teknologi berbasis cloud myECO ini juga dapat terhubung dengan asisten digital seperti Alexa dan Google Home, menjadikannya solusi ideal untuk rumah pintar yang efisien dan modern.
Strategi Lokal dengan Visi Global
Hadirnya perangkat IoT hemat daya myECO mempertegas komitmen Indonesia untuk menjadi pemain penting dalam industri teknologi hijau Asia Tenggara.
Produksi Lokal dan Inovasi Nasional
Perangkat ini dirancang serta diproduksi di dalam negeri dengan melibatkan para insinyur lokal. Langkah ini tidak hanya membantu menekan biaya produksi, tetapi juga memperkuat industri teknologi energi dalam negeri. Selain itu, proses produksi lokal turut membuka lapangan kerja baru bagi tenaga ahli muda di bidang riset dan pengembangan perangkat hemat energi.
Harga Kompetitif
Dengan harga mulai dari Rp699.000, myECO menargetkan keluarga muda dan pengguna rumah tangga menengah yang ingin beralih ke teknologi efisien energi. Produk ini juga tersedia dalam paket bundling dengan sensor suhu dan lampu pintar di berbagai marketplace nasional, menjadikannya pilihan terjangkau bagi masyarakat yang ingin menerapkan konsep rumah pintar ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan teknologi hemat energi dapat diakses semua kalangan tanpa mengurangi kualitas,” jelas Dwi Santosa.
Dampak Energi dan Perbandingan Pasar
Menurut data dari Energy Tech Review Indonesia, rumah tangga di kota besar bisa menghemat hingga 30% konsumsi listrik dengan menggunakan sistem otomatisasi pintar seperti myECO.
| Merek IoT Rumah Pintar | Harga Rata-rata (Rp) | Penghematan Energi | Konektivitas | Produksi Lokal |
|---|---|---|---|---|
| myECO Smart System | 699.000 | Hingga 30% | Wi-Fi, Cloud | Ya |
| Xiaomi Mi Smart Plug | 850.000 | Hingga 25% | Wi-Fi | Tidak |
| TP-Link Tapo Energy Hub | 1.100.000 | Hingga 20% | Wi-Fi, Zigbee | Tidak |
| Bardi Smart Hub | 499.000 | Hingga 25% | Wi-Fi, BLE | Ya |
Tabel di atas menunjukkan bahwa myECO mampu bersaing secara harga dan efisiensi dengan merek global, sekaligus menawarkan keunggulan produksi dalam negeri yang lebih berkelanjutan.
Respons Positif dari Pengguna dan Komunitas
Sejak diperkenalkan di pameran Indonesia Tech Week 2025, myECO mendapat sambutan antusias dari pengguna dan komunitas teknologi hijau.
Ulasan Pengguna
Banyak pengguna memuji kemudahan instalasi dan tampilan aplikasinya yang intuitif. Fitur pemantauan energi real time juga dinilai membantu keluarga mengatur tagihan listrik bulanan dengan lebih cermat.
Dukungan Komunitas Teknologi
Komunitas Smart Home Enthusiast Indonesia menyebut myECO sebagai produk lokal yang layak dibanggakan. “Fitur dan performanya tidak kalah dari produk global. Yang menarik, perangkat ini efisien dan sesuai kebutuhan rumah tropis Indonesia,” tulis komunitas tersebut di laman ulasan mereka.
Masa Depan Smart Energy di Indonesia
Peluncuran myECO menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi menuju ekosistem energi cerdas nasional. Pemerintah Indonesia melalui Rencana Induk Energi Nasional (RUEN) terus mendorong inovasi di bidang efisiensi daya dan digitalisasi sektor energi.
Dwi Santosa menegaskan bahwa perusahaan berencana memperluas lini produk dengan menambah sensor kualitas udara, panel surya mini, dan sistem integrasi kendaraan listrik (EV charger).
“Visi kami adalah membuat rumah pintar Indonesia menjadi rumah yang sadar energi. Efisiensi bukan lagi pilihan, tapi gaya hidup,” ujarnya.
Dengan inovasi ini, myECO memperkuat posisinya sebagai pelopor teknologi smart energy lokal yang membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju masa depan rumah tangga ramah energi dan berkelanjutan.
Baca Juga: “Bedah Editorial MI: Jangan Kecilkan Kasus Jet KPU“









