selatsunda.id — Madura kini punya kebanggaan baru di bidang teknologi rumah pintar. Startup lokal LumoTech Madura resmi memperkenalkan sistem suara rumah tanpa sentuh, sebuah inovasi yang memungkinkan penghuni mengontrol lampu, pendingin ruangan, hingga televisi hanya dengan perintah suara.
Peluncuran dilakukan di Pamekasan Tech Expo, dan langsung mencuri perhatian pengunjung karena dikembangkan sepenuhnya oleh insinyur lokal.
Sistem ini terintegrasi dengan platform AI Assistant yang dapat memahami bahasa Indonesia dan Madura, sehingga mudah digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat.
“Kami ingin teknologi rumah pintar bisa dirasakan semua orang, tidak hanya di kota besar,” ujar CEO LumoTech, Dimas Hadi Prasetyo.
Dengan teknologi ini, penghuni rumah tidak perlu lagi menyentuh tombol atau ponsel untuk mengatur perangkat elektronik.
Cukup ucapkan perintah sederhana seperti “nyalakan lampu ruang tamu” atau “turunkan suhu AC ke 25 derajat”, sistem akan langsung merespons.
Baca Juga: “MediaCore Bogor Kenalkan Proyektor AI Kontrol Gerak Tangan“
LumoTech Madura Luncurkan Teknologi di Balik Sistem Suara LumoTech
LumoTech menggunakan kombinasi AI voice recognition, IoT (Internet of Things), dan sensor ultrasonik untuk menciptakan pengalaman tanpa sentuh yang cepat dan akurat.
Sistem ini dirancang agar tetap stabil meski dalam kondisi jaringan internet lemah, dengan dukungan mode offline yang menyimpan perintah dasar di perangkat utama.
Beberapa fitur unggulan sistem suara ini meliputi:
- 🎙️ Pengenalan Bahasa Ganda: Memahami bahasa Indonesia dan Madura.
- 🌡️ Sensor Suhu Cerdas: Menyesuaikan suhu ruangan otomatis berdasarkan aktivitas penghuni.
- 💡 Kontrol Lampu Adaptif: Mengatur intensitas cahaya sesuai waktu dan kondisi alami.
- 🔒 Keamanan Terintegrasi: Dapat mengunci pintu otomatis dengan kode suara pribadi.
“Kami ingin menciptakan sistem yang bukan hanya canggih, tapi juga aman dan kontekstual dengan budaya lokal,” jelas Rafiq Asy’ari, kepala tim pengembang.
Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan chip hemat daya yang mengonsumsi listrik 30% lebih sedikit dibanding sistem impor sejenis.
LumoTech Madura Beri Manfaat Nyata bagi Pengguna Rumah Modern
Seiring meningkatnya tren smart living di Indonesia, sistem LumoTech hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin efisien tanpa kehilangan kenyamanan.
Bagi penghuni rumah tangga muda, teknologi ini membantu menghemat waktu dan energi, sementara bagi lansia, fitur suara tanpa sentuh mempermudah aktivitas harian tanpa risiko jatuh atau cedera.
“Orang tua saya kini bisa menyalakan kipas tanpa harus bangun dari kursi. Itu sangat membantu,” kata Nina (34), pengguna awal LumoTech asal Sumenep.
Sistem ini juga didesain modular, artinya pengguna bisa menambahkan perangkat baru — seperti lampu taman atau sistem irigasi — hanya dengan satu aplikasi kontrol.
LumoTech memastikan bahwa setiap produk terhubung ke LumoCloud, server lokal yang menjaga keamanan data pengguna sesuai standar ISO 27001.
Kolaborasi dengan Komunitas Teknologi Lokal
Keberhasilan LumoTech tidak terlepas dari dukungan komunitas teknologi di Madura.
Dalam proses pengembangan, perusahaan ini bekerja sama dengan Politeknik Negeri Madura (Poltera) dan komunitas DevSmart Sampang, yang membantu dalam riset sensor gerak dan algoritma pengenalan suara.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata membangun ekosistem inovasi lokal.
“Kami tidak ingin hanya membuat produk, tapi juga menumbuhkan talenta digital di Madura,” ujar Dimas.
Selain mengembangkan sistem rumah, LumoTech juga memberi pelatihan kepada mahasiswa dan teknisi muda tentang pemrograman IoT, pengolahan suara, dan keamanan siber.
Program ini diharapkan memperluas peluang kerja bagi generasi muda di sektor teknologi.
Respons Pasar dan Target Distribusi
Meski baru diluncurkan, sistem suara tanpa sentuh LumoTech sudah dipesan lebih dari 1.200 unit oleh pelanggan di Madura, Surabaya, dan Malang.
Produk ini dibanderol mulai dari Rp3,5 juta untuk paket dasar, dan Rp6,9 juta untuk paket lengkap yang mencakup kontrol penuh rumah tangga.
Perusahaan menargetkan ekspansi ke pasar nasional dalam dua tahun mendatang, termasuk kerja sama dengan pengembang perumahan dan hotel di Jawa Timur.
Menurut Dimas, LumoTech ingin menjadi brand smart home lokal pertama yang mampu bersaing dengan merek global seperti Google Nest dan Alexa.
“Kami bukan sekadar mengikuti tren, tapi membawa semangat teknologi yang relevan dengan karakter rumah-rumah Indonesia,” tegasnya.
Tantangan dan Langkah Berikutnya
Meski sukses dalam uji coba, tim LumoTech mengakui masih ada tantangan besar, terutama dalam edukasi pasar.
Sebagian masyarakat masih menganggap sistem rumah pintar mahal dan sulit digunakan.
Untuk mengatasi hal itu, LumoTech menggelar demo keliling di berbagai kabupaten, memperlihatkan cara kerja sistem langsung di rumah contoh.
Selain itu, LumoTech juga sedang menyiapkan fitur integrasi energi surya, yang memungkinkan sistem suara beroperasi dengan listrik mandiri dari panel surya mini.
Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan untuk menciptakan teknologi hijau berkelanjutan.
“Kami percaya masa depan rumah pintar adalah rumah yang hemat energi dan ramah lingkungan,” ujar Rafiq.
Refleksi: Madura Menuju Era Rumah Cerdas Lokal
Peluncuran sistem suara rumah tanpa sentuh oleh LumoTech menandai babak baru bagi inovasi teknologi di Madura.
Dari pulau yang dikenal dengan budaya kuat dan semangat kerja keras, lahirlah teknologi yang memadukan kearifan lokal dengan kecerdasan buatan modern.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa revolusi smart home tak lagi milik kota besar saja.
Dengan dukungan kreativitas dan kolaborasi, Madura kini berdiri sejajar sebagai pusat inovasi baru yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan.
“Teknologi seharusnya mempermudah hidup, bukan membuatnya rumit. Dan kami berkomitmen menjadikan LumoTech simbol kemudahan itu,” tutup Dimas.
Baca Juga: “7 Contoh Desain Rumah Minimalis Tampak Depan dengan Kombinasi Dinding Roster, Timeless & Fungsional“
